26 Februari 2018 | Posted in: Even Dan Kegiatan

Berulang kali kita mendengar dan mengucapkan kata “kopling”. Injak kopling, setengah kopling, kopling berat, kopling nyeplos. Dan masih banyak kosa kata lainnya yang berhubungan dengan kopling.

Lantas apakah kopling itu? Mungkin hanya sedikit dari kita yang mengetahui apa itu kopling.
Kopling dari kata “coupling” yang kata dasarnya adalah “couple” yang artinya pasangan. Hal ini merujuk kepada wujud benda ini yang terdiri dari sepasang (2 buah) benda. Yaitu kampas kopling dan matahari. Namun demikian, kita tidak akan menemukan istilah kopling (coupling) dalam kosakata asing. Dalam hal ini istilah yang digunakan adalah “CLUTCH”.

Pengertian KOPLING adalah suatu alat yang menghubungkan 2 buah poros pada kedua ujungnya, dengan tujuan untuk menyalurkan tenaga mekanis. Dalam hal ini adalah poros mesin dan poros roda. Sederhananya, kopling menyalurkan tenaga putaran pada mesin ke roda dengan melalui transmisi.

Fungsi kopling :

  • Menghubungkan antara poros mesin dan poros roda dengan lembut.
  • Memutuskan dan menghubungkan putaran mesin dan transmisi saat perpindahan gigi sehingga menghilangkan efek kejut.

Kopling terdiri dari 2 macam, yaitu : otomatic (matic) dan manual. Kita abaikan yang otomatis dan kita bahas yang manual.

Kopling manual terdiri dari 2 macam sistemnya, yaitu :

  • Sistem hidrolik.

Kopling sistem hidrolik menggunakan cairan minyak rem untuk menyalurkan tenaga injakan kaki ke tuas kopling.



 

Komponen Kopling sistem hidrolik adalah :

  1. Pedal kopling
    Berfungsi untuk menerima tenaga dari sopir berupa injakan kaki.
  2. Master kopling (Maskop) atas.
    Berfungsi meneruskan tenaga dari pedal kopling menuju release (master kopling bawah). Pada maskop atas ini, terdapat penampungan minyak dan seal yang membuat minyak tidak rembes/bocor. Penampungan minyak bisa jadi satu, bisa terpisah (bergabung dengan minyak rem).
  3. Release cylinder (maskop bawah).
    Berfungsi meneruskan tenaga dari maskop atas ke garpu pembebas (paha ayam), yang membebaskan plat kopling dari matahari dan roda gila (dari poros mesin).
  4. Garpu pembebas (Paha ayam).
    Meneruskan tenaga dari maskop bawah, untuk menggerakkan release bearing (drek laher), menekan cover clutch (dekrup/matahari)  maju dan mundur, yang membebaskan dari putaran mesin saat diinjak.
  • Sistem Kopling Kolor

Kopling sistem ini lazim disebut sistem kabel, kawal ataupun kolor. Menggunakan kawat sling baja untuk meneruskan tenaga injakan dari sopir, ke paha ayam.

Komponen kopling sistem manual :

  1. Pedal
  2. Kawal sling/kabel/kolor
  3. Paha ayam (garpu pembebas).

Kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan kopling Hidrolis :

  1. Injakan ringan.

Kekurangan kopling hidrolis :

  1. Ribet di perawatan
  2. Sering terjadi kebocoran master kopling (nyeplos/ngelos).
  3. Komponen banyak dan mahal.

Kelebihan Manual / Kolor :

  1. Awet.
  2. Komponen sedikit.
  3. Murah
  4. Perawatan gampang, hanya cek kondisi kawat saja.

Kekurangan kopling kolor :

  1. Injakan berat.

Demikian sekilar info mengenai dunia perkoplingan. Semoga bermanfaat.

*** Admin menunggu dan siap menampung artikel, tulisan dan laporan kegiatan dari dulur FJC semua. 

 

 

Facebook Comments