SEDIKIT ILMU TENTANG BUSI

21 Maret 2017 | Posted in Even Dan Kegiatan | By

Pagi semua…..
Sebuah artikel mengenai busi persembahan om Muhammad Yusron Habibie, dulur dari Banyuwangi.

Apakah sebenarnya fungsi busi pada kendaraan mesin bensin dan seberapa pengaruhnya terhadap performa kendaraan ?
Busi atau disebut Spark Plug berfungsi sebagai komponen pengapian / pemercik api yang berguna untuk membakar campuran udara dan bahan bakar saat kompresi terjadi, sehingga mesin kendaraan akan hidup/ menyala.

Seberapa pengaruh terhadap performa mesin ?
Sangat berpengaruh, dalam kinerja mesin, agar normal bekerja.
Untuk itu busi biasanya wajib diganti setiap 20.000 km, biasanya pada saat tune up.

Mengapa harus selalu diganti ?
Karena busi bekerja dalam temperatur yang tinggi/ panas, sehingga dapat menyebabkan kerusakan dan keausan.

Apakah tanda-tanda kerusakan pada busi ?
Biasanya kendaraan akan brebet, pincang, ndut-ndut an, tidak bertenaga, sering mati-mati dan mesin susah hidup.

Apakah Busi Panas dan Busi Dingin ? 
Pertama cara membedakannnya adalah pada angka yg tertera pada badan busi tersebut. Contoh pada busi NGK, angkanya 6, 7, 8. Semakin besar angkanya seperti 8, maka dinamakan busi dingin. Demikian sebaliknya. Jadi angka 6 = busi panas, angka 7 = normal, angka 8 = busi dingin.

Kegunaannya ?
Busi Panas dengan kode angka 6, dipakai untuk mesin-mesin standar (pabrikan) karena mempunyai kemampuan susah melepas panas dan mudah menjadi panas yang dibutuhkan oleh jenis mesin standar pabrikan.
Busi Dingin dengan kode angka 8.  Busi ini mudah melepas panas dan mudah menjadi dingin, yang cocok dipakai untuk mesin yang berkompresi tinggi, atau sudah dimodifikasi tidak standar pabrikan lagi.

Keragaman Jenis Busi
Busi Standar
Merupakan jenis busi yang banyak dipakai oleh kendaraan pada umumnya, bagian elektroda terbuat dari Nikel, biasanya berumur sampai dengan 20.000 km

 

Busi Iridium
Biasanya busi ini diperuntukkan untuk kendaraan yang relatif baru tahun pembuatannya, ciri khas bentuknya sama dengan busi standar, hanya elektroda tengahnya terbuat dr bahan Iridium Aloy. Kelebihan busi ini adalah lebih panjang usia pemakaian, 50.000-70.000 km . Tentunya harga lebih mahal dibanding busi standar.

Busi Platinum
Jika Anda penyuka turing, busi ini, biasanya sangat cocok dipakai karna elektroda tengahnya terbuat dari platinum sehingga dapat menempuh jarak jauh tanpa hambatan. Usia busi jenis Platinum dapat sampai dengan 30.000 km. Ingat busi ini hanya dipakai untuk kompresi tinggi min. 10:1

Contoh busi platinum NGK

Busi Resistor
Busi tipe ini memiliki logo R pada bodinya, Kadang kita menyalah artikan R sebagai Racing, padahal R tersebut mempunyai arti ” Resistor” yang dipakai untuk melindungi perangkat elektronik digital pada kendaraan , seperti speedometer, penunjuk suhu, penunjuk bensin digital dan mempunyai banyak fitur elektronik.

Logo R pada busi resistor

Busi Racing
Busi jenis ini memiliki diameter elektroda tengah yang kecil, meruncing seperti jarum. Busi ini di design dengan bahan tahan terhadap kompresi sangat tinggi serta temperatur mesin yang cukup ekstrim panas.
Untuk usia pemakaian hampir sama dengan busi standar antara 20.000-30.000 km

Busi Racing

Demikian sharing mengenai busi sebagai informasi, untuk busi yang tepat buat kendaraan Anda, dapat dilihat padai “Buku Pedoman Pemeliharaan Kendaraan” yang terletak dilaci kendaraan.
Semoga bermanfaat.

Salam GRSS
Yusron Habibie

Baca Selengkapnya...